Kali ini gue nggak mau banyak basa-basi. Jujur aja, posting ini dibuat dalam keadaan yang bisa dibilang kurang baik. Dan untuk menetralisasikannya gue inisiatif buat bikin posting ini. Terkesan agak sok gaul, karena biasanya juga pakai saya dan sekarang pakai gue. Bukan karena apa-apa, ya cuma lagi pengen aja.
Sesuai dengan judul posting kali ini "HARGAI DIRIMU".
Kalo kita perhatikan mungkin banyak yang nggak sadar kalo selama ini kita belum dapat menghargai diri kita dengan sebaik-baiknya. Padahal Tuhan telah menciptakan manusia dengan bentuk sebaik-baiknya.
Merasa belum puas dengan yang dimiliki menurut gue merupakan satu diantara sikap yang belum menghargai diri sendiri.
Para pelajar, mahasiswa/i pasti sering mendengar keluhan teman-temannya yang nggak puas dengan hasil mereka (re: nilai). Walaupun udah dapat nilai perfect masih aja ngeluh. Menurut kalian kalo ketemu teman yang kayak gini enaknya diapain?
Mungkin ada yg jawab, wajar aja dan mereka memaklumi. Pasti ini termasuk golongan orang-orang yang peduli nilai (bisa jadi, obsesi nilai). Mungkin juga ada yang jawab, kelewatan, nggak pandai bersyukur. Golongan ini mungkin tipikal orang yang mendapat nilai pas-pasan aja senangnya udah nggak nanggung.
Oke, fine. No problem. Setiap orang punya pendapat masing-masing. Punya cara masing-masing untuk menghadapi masalah. Ada yang santai aja, padahal masalahnya gede banget. Ada yang heboh, padahal masalahnya jauh dari kata besar, dan sangat kecil.
Buat elo-elo yang mungkin kurang menghargai diri kalian. Masih merutuki diri padahal hasil yang didapat bisa dibilang baik. Gue cuma mau pesan aja. Nggak masalah kalo lo mau galau, marah, kecewa, dll. Tapi ingat, cukup hari ini aja. Cukup hari ini lo kesel dan bete. Lo semua harus ingat, bahwa 1 detik dari sekarang, yang lo lalui saat ini, nggk lebih hanya serpihan masa lalu. So, saat matahari terbit besok, lo semua harus pastikan bahwa, segala kegalauan yang lo punya kemarin udah habis dan lo tinggalin di masa lalu lo.
Ada satu lagi yang penting. Hargai juga proses yang lo semua lakuin. Sekali lagi ingat, bahwa hasil di atas kertas yang lo dapat nggak lebih dari deretan angka dan mungkin juga huruf. Berpengaruh buat masa depan, tapi tidak untuk selamanya.
Elo mulia kalo hasil "pas-pasan" yang lo dapat dari hasil perjuangan susah payah tanpa bentuk kecurangan. Lo mulia dan beruntung kalo kerja keras tanpa curang yang lo lakuin berbuah hasil "sempurna" (memuaskan). Lo nggak berharga kalo hasil sempurna yang lo dapat dari tindakan kriminal (re: curang). Dan lo sama sekali nggak ada harganya kalo udah curang hasil yang didapat juga buruk :v
Well, ini cuma sedikit pelampiasan gue aja. Mungkin suatu saat gue bakal nyesel karna udah buat posting gaje kayak gini. Udah marah-marah nggk jelas di TL. Kalo lo mau bilang gue lebay, it's okay. No problem. Tapi, kalo gue kutip kata-kata papa bahwa di dunia ini nggak ada suatu yang sia-sia. Gue berharap posting ini dan yang terjadi sama gue hari ini juga bukan suatu yang sia-sia.
Tuhan mungkin memang belum mau ngasih kesempatan ini buat kita, bukan karna kita nggak pantas. Hanya saja kita lagi dipersiapkan untuk suatu kesempatan lain yang lebih pantas dan pas untuk kita. *Berasa om Mario Teguh deh gue :D*
~salam @karina_sakti