Jumat, 26 April 2013

SCANDAL



Nah, sesuai postingan di atas. Kali ini, kita bakal ngebahas tentang scandal. Eits, tapi bukan scandal yang negatif ni (emang ada scandal yang positif?). Jadi, scandal yang dimaksud adalah perkumpulan 31 anak yang dipertemukan oleh takdir untuk berjuang bersama meraih mimpi selama kurang dari 2 tahun.

Dan inilah dia SCANDAL, Student of third generation accelerate class either an endless family.

Jadi, kisah ini dimulai pada tanggal 14 Juli 2011 bertempat di sebuah sekolah menengah atas. Satu diantara sekolah terbaik yang ada di Pontianak. Tidak lain tidak bukan ialah SMAN 3 Pontianak. Pada saat itu adalah saat membersihkan kelas yang akan kami tempati. Nah, disitulah kami mulai berkenalan satu sama lain. Walaupun, diantara kami sudah ada yang mengenal, karena satu sd atau satu smp, bahkan satu tk :D . Selain kami yang berkenalan, orang tua kami juga saling berkenalan. Waktu itu keadaannya masih 30 siswa. Harusnya sih 32 siswa. Tapi karena satu dan lain hal 2 orang yang lain mengundurkan diri.

Setelah tanggal 14 Juli, besoknya pasti tanggal 15 Juli (ya iyalah -_-). Nah, itu adalah saat-saat kami menjalankan MOS, yaitu masa orientasi siswa. Selama 3 hari dari tanggal 15-18 Juli. Lumayan menguras tenaga. Tapi, mos menjadi salah satu kenangan yang tak terlupakan. Nah, di hari terakhir sesuai agenda panitia, kami membuat suatu persembahan untuk sekolah. Yaitu, membuat kerajinan dari permen rela*a. Pada saat itu, kalo gak salah kami ngebuat tas, sama kotak tissue. Ya, walaupun hasil kami belum menjadi yang terbaik. Tapi, gak apa. Selain kerajinan, ada lagi yaitu pensi. Kami menampilkan vocal grup. Pada saat itu kami menyanyikan lagu mau dibawa kemana dari armada band, dengan diiringi oleh petikan gitar dari scandalers yang bisa main gitar. Untuk latihannya kami latihan di rumah ketua kelas, Romi Arkan. Mmmm….. Ketua kelas ya? Kayaknya ada yang kelewatan untuk diceritakan ni.

Nah, jadi di hari pertama atau kedua mos (agak lupa) kami disuruh memilih ketua kelas. Pada saat itu gak ada yang berani mencalonkan diri. Dan akhirnya ada juga sukarelawan yaitu Romi Arkan, Tarida Bintang, dan Roshinta Indah Sari. Akhirnya setelah berkampanye, terpilihlah Romi sebagai ketua kelas XCI. Tebe sebagai wakil dan roshinta sebagai sekretaris. Ada yang kurang nggak? Yap, bendahara. Bendahara kami Auladina Syafiya. Agak lupa juga sih gimana caranya lala bisa jadi bendahara. Hehehe…..

Mos selesai, kami mulai disibukkan oleh aktivitas sekolah. Ya, itu udah jadi konsekuensi kami sebagai murid SMA. Dijalani aja dengan hati ikhlas. Nah, masa-masa di kelas XCI atau bisaa disebut juga CI-1 ini bisa dibilang masa adaptasi dari SMP ke SMA. Jadi, ya masalah pasti ada selama adaptasi ini. Tapi, dengan semangat dan tentunya bantuan dari guru-guru, terutama wali kelas kami Mam Ade Mirna Humairah kami ber-30 bisa melaluinya. Eh? Kok 30? Bukannya tadi di atas bilangnya 31 ya? Mmmm…. Tenang. Baca aja terus pasti ngerti deh.

Setelah beberapa bulan sekolah, mungkin sekitar 3 bulanan lebih gitu. Ada satu murid tambahan yang akhirnya mengganjilkan jumlah kami (?). Dia tak lain dan tak bukan, sang juara 1 abadi dari semester 2 Jufinto. Masuk sekitar dua minggu  sebelum ulangan umum, tapi udah bisa menyabet 5 besar. Hebat kagak tu? Karena kami kelas akselerasi, jadi setiap 4 bulan sekali kami mengadakan ulum. Jadi kalo dihitung-hitung dan dikira-kira, Jufin itu masuk sekitar bulan oktober.

Masuk ke semester 2. Ya, seperti hari-hari sebelumnya. Tidak terlalu banyak perbedaan. Eits,, tapi dipenghujung tahun ada suatu cerita seru loh. Tapi kayaknya gak baik untuk dibagikan ke halayak ramai. Cukup untuk konsumsi pribadi aja. Kepo ya? Biarin :p

Semester 3. Sama aja. Gak ada bedanya. Satu yang special dari semester 3 ini, kami ditugaskan untuk membuat film kelas, sebagai tugas bahasa inggris. Tema filmnya itu tentang horror romance. Jadi ceritanya, ada sesosok hantu yang mencintai seorang anak manusia. Kurang lebihnya seperti itu.

Nah, semester 4 (Juli 2012). Setelah tahun ajaran baru dan kami juga udah menjadi kakak kelas, sekarang kami berada di kelas CI-2. Wali kelas kami sekarang adalah Mam Uray Irma Suryani. Di semester 4 ini lah nama SCANDAL mulai tercetus. Jadi, sebenarnya scandal ini adalah nama ketiga. Sebelum pertamanya Ahmad Yani, nama yang diberikan panitia MOS, yang dipakai selama MOS. Yang kedua adalah OASIS, nama ini sebenarnya belum menjadi nama resmi. Selama mencari-cari nama ya nama ini yang digunakan. Nah, kemudian Scandal.

Di semester 4 ini terjadi pergantian ketua dan wakil ketua kelas. Untuk sekertaris dan bendahara tetap dong ya. Jadi, ketua Scandal ialah Alby Arief Dardari dengan didampingi oleh Fariz Renaldy Sudrajat sebagi wakil.

Semester 5. Sama aja. Gak ada bedanya. Palingan karena udah mau mendekati UAN jadi para scandalers mempersiapkan diri untuk UAN.

Semester 6. Waktu penentuan ini lah banyak hal-hal yang tak terduga. Ya selain UAN yang menggunakan system baru. Tapi, ada yang lain yaitu perpisahan. Walaupun belum memiliki amplop yang menyatakan kami lulus. Tapi di sinilah benar-benar terasa kekeluargaan yang telah kami jalin selama 2 tahun ini. Arti persahabatan yang mungkin selama 2 tahun ini, terabaikan. Sungguh luar bisaa.

Nah, cukup sekian cerita tentang scandal nya. Dilanjutkan lagi nanti ya…..

~SCANDAL~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar