Rabu, 10 Juli 2013

Gagal? Apa Salahnya

Di dunia ini, pasti semua orang pernah merasa gagal kan?
Bagaimana rasanya?
Sakit? Marah? Kesel? Kecewa? Atau yg lbh ekstrim, berfikir hidup ini nggak ada gunanya. Atau yg lebih sombongnya berfikir bahwa Tuhan nggak adil. Bener nggak? Kalo nggak bener ya syukur. Tapi pun kalo bener, saya bilang itu manusiawi.
Manusia diciptakan dengan perasaan kan? Perasaan apa pun itu. Kita bisa marah, kita bisa kecewa.

Posting kali ini dibuat nggak untuk nge-judge kalian yg gagal dan kecewa. Malah saya ingin membantu kalian yg sedang merasa galau karna gagal. Siapapun itu.

Saya nggak bisa berbuat banyak ketika saya mendapat kabar sedih dari teman-teman yang nggk lolos. Saya bingung mesti bilang apa. Tapi yg saya tahu, saya jg ikut sedih kawan. Ntah, karna apa. Yg lebih membuat saya sedih ketika saya tahu, bahwa usaha kalian jauuuuh lebih besar daripada saya. Kalian rela belajar seharian. Les dimana-mana. Ngerjain soal-soal yg luar biasa susahnya. Semua kalian lakukan demi kesuksesan kalian. Dibanding saya yg hanya memandangi soal-soal itu. Hanya memandangi buku-buku yg ada. Ketika belajar hanya sebisanya. Lebih banyak mainnya daripada usahanya.

Kawan, saya tahu bagaimana sakitnya. Bagaimana kecewanya kalian dgn kenyataan ini semua. Di saat teman-teman yg lain bisa meneriakan Saya Lolos, tapi kalian tidak. Dan tangis pun menjadi teman yg paling menyenangkan saat ini. Tapi, sahabat. Ini yg harus kalian jalani. Kalian tdk sendiri. Ada Tuhan. Ada keluarga. Dan ada kami, sahabatmu, yg mgkn nggk bisa membantu byk. Hnya bs membantu memberi semangat. Hanya bisa bilang, "Mungkin ini memang yg terbaik dari Tuhan". Kalimat-kalimat standar yg mgkn tak sanggup untuk merubah perasaan hati kalian sekarang. Tapi, sahabat. Ketahuilah, kalimat sederhana itu memang benar adanya. Bkn sekarang tpi nanti itu semua akan terbukti.

Sekarang kalian boleh gagal. Tapi tdk akn ada yg tahu masa depan kan? Yg paling penting dari semua ini hanya satu. Jgn berhenti berupaya. Karna kegagalan yg hakiki adalah ketika kalian berusaha untuk berhenti mencoba.

Menangis lah jika itu bisa sedikit mengurangi beban. Marahlah dgn cara yg elegan. Dan tersenyum lah. Hidup kalian nggak hanya untuk hari ini.

Saya tahu, lebih mudah untuk mengatakan semua ini daripada melakukannya. Tapi, ya hanya ini yg bisa saya lakukan. Apapun tanggapan pembaca terhadap apa yg saya tulis kali ini. Itu hak kalian.

Tdk ada yg salah dari sebuah kegagalan. Dan tidak ada Kata "GAGAL" jika kalian masih mencoba. Masih berupaya. Masih berusaha mewujudkan mimpi kalian. Terus kayuh roda hidup kalian. Agar ia bisa cepat sampai di tempat yg kalian inginkan.

Seperti yg sdh saya tulis di posting sebelumnya bahwa Seperti halnya penyesalan, rasa syukur datangya jg terlambat. 

Maka setelah badai ini telah berlalu pasti kalian akan mengucap syukur karna telah diizinkan Tuhan untuk bisa merasa kegagalan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar